SATRIAmengawal pemenangan partai GERINDRA dan bisa berperan dalam penyelenggaraan Negara yang jujur, berkualitas, berdaya guna dalam lingkup Pancasila dan UUD 1945. Sebagai organisasi sayap Partai GERINDRA, SATRIA memiliki basis nasa di kalangan pemuda.
menjadipartai politik yang mampu menciptakan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial dan tatanan politik negara yang melandaskan diri pada nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah negara kesatuan republik indonesia yang berdasarkan pada pancasila dan undang-undang dasar 1945 yang senantiasa berdaulat di bidang politik, berkepribadian
PADANG- Setelah melakukan assesment sejak 22 hingga 28 Januari 2019, sebanyak empat calon gubernur, dua calon wakil gubernur dan 41 calon bupati, wakil bupati, walikota dan wakil walikota menyampaikan visi dan misi ke DPD Partai Gerindra Sumbar. Di hari terakhir, Selasa (28/1), calon bupati dan wakil bupati dari dua kabupaten menyampaikan visi misi yakni dari Agam dan Padang Pariaman.
Misi 1. Memperkuat Tata Kelola Pemerintahan Yang Baik, serta Kehidupan Bermsyarakat Yang Agamis, Kondusif dan Berbudaya. 2. Meningkatkan Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam Dan Lingkungan Hidup Yang Berkualitas dan Berdaya Saing. 3. Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Potensi Lokal, Membuka Lapangan Kerja, Mengurangi Kemiskinan Dan
IMade Muliawan alias De Gadjah (Big Daddy), Ketua DPD Partai Gerindra Bali terpilih. NET TV: Prabowo Subianto, Calon Presiden RI 2014. DPD Gerindra Provinsi Bali. Alamat: Jalan Kapten Tantular 1 No. 8, Renon, Denpasar, Bali 80114 Visi & Misi; Program Aksi; Manifesto Perjuangan;
Nah Partai Gerindra terpanggil untuk memberikan pengabdiannya bagi bangsa dan negara dan bertekad memperjuangkan kemakmuran dan keadilan di segala bidang. Kisah Gerindra dan Kepala Garuda Memberi nama partai politik gampang-gampang susah. Karena nama partai berkaitan dengan persepsi yang akan diingat oleh masyarakat selaku konstituen.
. VISI & MISIVisiMenjadi pengelola dan pelayanan informasi Partai Gerindra yang andal dan professional, berlandaskan semangat Transparansi dan akuntabilitas untuk terwujudnya Partai Gerindra sebagai partai terbesar di dan mengembangkan sistem penyediaan dan layanan informasi yang transparan dan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas dan teknologi informasi yang terintegrasi dan mudah diakses profesionalisme pengelolaan dokumentasi dan informasi untuk kemajuan Partai Gerindra.
Copyright © 2021 DPD Partai GERINDRA Jawa Barat
Partai Gerindra adalah partai yang masih berusia muda, tetapi cukup mendapatkan tempat di hati masyarakat. Sepak terjang partai berlambang kepala Garuda ini memang tidak diragukann lagi. Lalu, bagaimanakah sejarah Partai Gerindra, visi dan misi, susunan kepengurusan, dan perjalanannya dalam sejarah Pemilu di Partai GerindraSejarah Partai Gerindra berawal dari keprihatinan para tokoh pendiri Partai Gerindra atas jerat kemiskinan yang dialami rakyat Indonesia akibat permainan orang-orang yang tidak peduli atas kesejahteraan. Fadli Zon dan Hashim Djojohadikusumo, dalam sebuah perjalanan menuju Bandara Soekarno-Hatta pada November 2007, membicarakan tentang politik terkini yang jauh dari nilai demokrasi sesungguhnya. Rakyat hanya menjadi alat dan siapapun yang tidak memiliki kekuasaan ekonomi dan politik akan dengan mudah menjadi korban. Fadli Zon kemudian mengutip kata-kata politisi Inggris abad kedelapan belas, Edmun Burke ”The only thing necessary for the triumph [of evil] is for good men to do nothing” atau “kalau orang baik tidak berbuat apa-apa, maka para penjahat yang akan bertindak.” Terinspirasi dengan kata-kata tersebut, Hashim pun setuju jika ada partai baru yang memberikan haluan baru dan harapan baru. Tujuannya adalah agar negara ini bisa diperintah oleh manusia yang memerhatikan kesejahteraan rakyat, bukan untuk kepentingan golongannya gagasan pendirian partai diwacanakan di lingkarang orang-orang Hashim dan Prabowo. Tidak semua setuju dengan pendirian partai. Mereka beralasan jika ingin ikut terlibat dalam proses politik, maka ikut saja dengan partai politik yang ada. Setelah mengalami perdebatan cukup panjang dan alot, maka disepakati pembentukan partai baru yang benar-benar memiliki manifesto perjuangan demi kesejahteraan rakyat. Pada Desember 2007, demi mematangkan konsep partai maka berkumpulah sejumlah nama di sebuah rumah yang menjadi markas IPS Institute for Policy Studies di Bendungan yang hadir adalah Fadli Zon, Ahmad Muzani, M. Asrian Mirza, Amran Nasution, Halida Hatta, Tanya Alwi, Hari Bobihoe, Sufmi Dasco Ahmad, Muchdi Pr, Widjono Hardjanto, dan Prof Suhardi. Pada pertemuan tersebut dibicarakan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga AD/ART partai yang akan dibentuk. Pembahasan dilakukan siang dan malam. Pada saat pembahasan tersebut, salah satu tokoh pendiri Partai Gerindra yaitu Fadli Zon, jatuh sakit hingga dirawat di rumah sakit selama 2 minggu. Namun, pembahasan terus berlanjut. Hingga suatu hari, Hasyim mengabarkan kepada Fadli Zon bahwa pembahasan mengenai Partai Gerindra sudah berhasil pada akhirnya, nama Gerindra muncul yang diciptakan oleh Hashim sedangkan lambang kepala burung garuda diusulkan oleh Prabowo Subianto. Pendirian Partai Gerindra terbilang mendesak karena dideklarasikan berdekatan dengan waktu pendaftaran dan masa kampanye pemilihan umum, yaitu 6 Februari 2008. Deklarasi Partai Gerindra pada 6 Februari 2008 menyuarakan visi, misi, dan manifesto perjuangan partai Gerindra yakni terwujudnya tatanan masyarakat Indonesia yang merdeka, berdaulat, bersatu, demokratis, adil, dan makmur serta beradab dan berketuhanan berlandaskan Pancasila sebagaimana yang termaktub dalam pembukaan UUD NRI Tahun Nama dan Lambang PartaiPemberia nama partai didasarkan pada karakter dan ideologi nasionalis dan kerakyatan sebagai manifesto Gerindra. Pada awalnya disebutlan nama “Partai Indonesia Raya”. Nama tersebut tepat, tetapi sayangnya suda pernah digunakan di masa lalu, yaitu PIR Partai Indonesia Raya dan Parindra. Hashim pun akhirnya mengusulkan penambahan kata GERAKAN, maka disebutlah nama Gerakan Indonesia Raya. Gerindra mudah diucapkan jika disingkat dan mudah diingat. Anda dapat membaca sejarah Parindra Partai Indonesia lambang diawali dengan munculnya ide menggunakan burung garuda. Namun, lambang ini sudah banyak digunakan partai lain. Begitu pula dengan simbol Pancasila yang tergantung di dada garuda, mulai dari bintang, padi kapas, rantai, kepala banteng, dan pohon beringin sudah digunakan oleh partai politik lain. Fadli Zon akhirnya melakukan survey kecil-kecilan untuk menemukan lambang yang tepat. Hasi survey menyukai lambang harimau untuk Gerindra karena harimau adalah binatang yang sangat perkasa dan menggetarkan lawan bila mengaum. Prabowo memiliki ide lain, yaitu kepala burung garuda. Gagasan tersebut disampaikan Prabowo sendiri yang kemudian disetujui oleh pendiri partai yang lain. Lambang Partai Gerindra yang berupa kepala burung garuda memiliki makna sebagai berikutKotak persegi panjang bergaris hitam dan dasar warna putih, melambangkan kesucian dan bagian tengah terdapat gambar kepala Burung Garuda yang berwarna kuning keemasan, melambangkan Burung Garuda menghadap kanan, melambangkan keberanian dalam bersikap dan lambang kepala Burung Garuda, bagian leher kepala Burung Garuda memiliki sisik berjumlah 17; jengger&jambul sebanyak 8; bulu telinga sebanyak 4; bingkai gambar kepala Burung Garuda berbentuk persegi 5 sejatinya melambangkan tanggal kemerdekaan Indonesia, atas tertulis PARTAI berwarna hitam, di bawahnya tertulis GERINDRA yang berwarna merah dengan tepi tulisan berwarna hitam, dan di bagian bawahnya lagi tertulis GERAKAN INDONESIA RAYA yang berwarna sejarah Partai Gerindra tersebut, menampilkan perpaduan antara nama dan lambang yang tepat sebab keduanya menggambarkan semangat kemandirian, keberanian, dan kemakmuran rakyat. Pada perjalanannya, Partai Gerindra terbukti mendapatkan tempat di hati masyarakat. Saat iklan kampanye Partai Gerindra dilakukan, burung garuda dan suaranya ikut memberi latar belakang, sehingga para penonton merasa tergugah dengan iklan Partai Dan Misi Partai GerindraVisi Partai GerindraMenjadi Partai Politik yang mampu menciptakan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial dan tatanan politik negara yang melandaskan diri pada nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan pada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang senantiasa berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya dan berdiri diatas kaki sendiri dalam bidang Partai GerindraMempertahankan kedaulatan dan tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 yang ditetapkan pada tanggal 18 Agustus pembangunan nasional yang menitikberatkan pada pembangunan ekonomi kerakyatan, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan pemerataan hasil-hasil pembangunan bagi seluruh warga bangsa dengan senantiasa berpegang teguh pada kemampuan tatanan sosial dan politik masyarakat yang kondusif untuk mewujudkan kedaulatan rakyat dan kesejahteraan supremasi hukum dengan mengedepankan azas praduga tak bersalah dan persamaan hak di hadapan hukum serta melindungi seluruh warga Negara Indonesia secara berkeadilan tanpa memandang suku, agama, ras dan/atau latar belakang kekuasaan pemerintahan secara konstitusional melalui Pemilu Legislatif , Pemilu Presiden dan Pemilu Kepala Daerah untuk menciptakan lapisan kepemimpinan nasional yang kuat dan bersih disetiap tingkat Kepengurusan Partai GerindraSusunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerindra Periode Kepengurusan 2015-2020 Ketua Dewan Pembina Letjen TNI Purn H. Prabowo SubiantoAnggota Dewan Pembina Jenderal Djoko SantosoLetjen Yunus YusfiaSandiaga S. UnoFuad BawazierKetua Dewan Penasehat Mayjen TNI Purn Dr. Haryadi DarmawanKetua Dewan Pakar Dr. Ir. Burhanuddin Abdullah, MAKetua Umum Letjen TNI Purn H. Prabowo SubiantoKetua Harian Laksdya TNI Purn Moekhlas Sidik, MPAWakil Ketua Harian Widjono Hardjanto, SHWakil Ketua Umum Bidang Politik Dalam Negeri, Hubungan Antar Partai dan PemerintahanFadli Ketua Umum Bidang Luar Negeri Mayjen TNI Purn Yudi Magio YusufWakil Ketua Umum Bidang Pertananan & Keamanan Nasional Mayjen TNI Purn Chaerawan NusyirwanWakil Ketua Umum Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Dr. Sumarjati ArjosoWakil Ketua Umum Bidang Buruh dan Ketenagakerjaan Fx. Arief Poyuono, SEWakil Ketua Umum Bidang Ekonomi, Keuangan dan Industri Murphy Hutagalung, MBAWakil Ketua Umum Bidang Pembangunan, Pertanian, Kehutanan, Kelautan dan Energi Edhy Prabowo, MM., MBAWakil Ketua Umum Bidang Koperasi, UMKM dan Ekonomi Kreatif Marwah Daud Ibrahim, Ketua Umum Bidang Organisasi dan Keanggotaan Widjono Hardjanto, SHWakil Ketua Umum Bidang Penggalangan Massa Ferry Joko Yuliantono, SE., AK., Ketua Umum Bidang Ideologi Rahmawati Soekarno PutriWakil Ketua Umum Bidang Kaderisasi dan Informasi Strategis SugionoWakil Ketua Umum Bidang Hukum dan Advokasi Ir. Sufmi Dasko Ahmad, SH.,MHWakil Ketua Umum Bidang Pemuda dan Olahraga PurnomoSekretaris Jenderal H. Ahmad MuzaniBendahara Umum Thomas A. Muliatna Djiwandono, MAPartai Gerindra di Pemilu Indonesia1. Pemilihan umum 2009Pada Pemilihan Umum Legislatif di Indonesia tahun 2009, Partai Gerindra menempati 26 kursi 4,64% di Dewan Perwakilan Rakyat. Partai ini berhasil meraih suara 4,5%.2. Pemilihan umum 2014Pada Pemilihan Umum Legislatif di Indonesia tahun 2009, Partai Gerindra meraih posisi ketiga dan mendapatkan 73 kursi di DPR. Partai Gerindra berhasil meraih suara atau 11,81%.3. Pemilihan umum 2019Partai Gerindra akan berpartisipasi dalam Pemilu 2019 mendatang. Partai ini mengusung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga S. Uno sebagai pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden pada Pemilihan Presiden 2019 uraian mengenai sejarah Partai Gerindra. Semoga pembahasan mengenai sejarah Partai Gerindra ini bermanfaat bagi Anda. Selain sejarah Partai Gerindra, Anda dapat juga membaca sejarah partai lainnya seperti sejarah Partai Demokrat, sejarah Partai Golkar, dan sejarah Partindo Partai Indonesia. Semoga bermanfaat.
Jakarta - PDI Perjuangan PDIP menggelar Rapat Kerja Nasional Rakernas 2023. Ketua DPP PDIP Ahmad Basarah mengatakan agenda hari kedua Rakernas ini salah satunya ialah menyiapkan visi misi dan program bakal calon presiden Bacapres Ganjar Pranowo."Sekarang akan dilakukan rapat paripurna kelima yang inti agendanya adalah rapat-rapat komisi yang dibagi steering comittee yang dibagi Komisi I sampai Komisi V yang membahas berbagai hal strategis tentang kesiapan PDIP mengikuti kontestasi pemilu serentak pada 2024 yang akan datang mulai menyiapkan visi misi dan program bakal calon presiden, kemudian juga mempersiapkan strategi kemenangan pada Pileg Pilpres 2024 mendatang," kata Basarah kepada wartawan di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu 7/6/2023.Basarah mengatakan visi misi dan program itu disiapkan jauh-jauh hari karena menyangkut hal penting. Oleh karena itu, visi misi dan program capres-cawapres sudah digodok bahkan sebelum Ganjar ditetapkan sebagai capres pada Jumat 21/4. "Nah, karena ini menyangkut hal yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara kita, maka jauh-jauh hari PDI Perjuangan telah mempersiapkan visi misi dan program bakal calon presiden yang akan diusung. Jauh sebelum Pak Ganjar Pranowo ditetapkan sebagai calon presiden oleh Ibu Megawati pada 21 April yang lalu," mengatakan penyusunan draft visi misi dan program ini sudah berjalan hampir dua tahun dengan melibatkan sejumlah ahli. Basarah mengatakan draft itu kembali dimatangkan dalam Rakernas III PDIP."Secara khusus penggarapan penyusunan draf, penyusunan visi misi dan program ini, selain juga Balitbangpus PDI Perjuangan, kemudian Megawati Institute, para ahli kita undang, kira-kira sudah hampir 2 tahun ini berjalan. Tetapi karena ini menyangkut tata cara keorganisasi maka, visi misi dan program yang didaftarkan pada KPU RI, maka dimatangkan dulu secara kelembagaan pada forum Rakernas III ini," tutur dimatangkan, visi misi dan program capres nantinya juga akan dibahas dengan partai politik pengusung Ganjar di 2024. Said mengatakan hal itu akan dibahas usai kerja sama politik pengusung Ganjar sudah definitif."Karena setelah dirumuskan, diputuskan dalam Rakernas III ini, hasil visi misi dan program dibahas diputuskan di Rakernas III tentu akan kita bicarakan bersama dengan rapat dengan partai peserta kerja sama politik lainnya, karena partai-partai peserta kerja sama politik masih belum definitif," kata Said."Kemarin terakhir kita ada kunjungan silaturahmi dengan PAN dan akan ada pembicaraan berikutnya. Mungkin 1-2 hari ke depan akan ada parpol lain, nanti pada saat yang dianggap sudah pas untuk memutuskan bahwa partai politik peserta kerja sama yang mendukung Pak Ganjar Pranowo itu definitif, barulah visi misi dan program ini akan dibicarakan secara bersama-sama," sambungnya. eva/eva
Partai Gerindra didirikan sebagai badan hukum partai politik yang memiliki tujuan untuk memperjuangkan kesejahteraan dan kemakmuran bangsa Indonesia. Terkait dengan asas transparansi yang menjadi komitmen Partai Gerindra, maka sebagai badan hukum publik adalah suatu kewajiban bagi Partai Gerindra untuk memberikan informasi terhadap jati diri, program, laporan kegiatan, serta rencana strategis yang akan dilakukan di masa yang akan disahkannya Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, mengharuskan semua Badan Publik memiliki Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi PPID. Partai Gerindra sesuai dengan komitmennya pada masyarakat dalam rangka menaati UU tersebut, membentuk struktur PPID Partai Gerindra yang tertuang dalam Surat Keputusan Nomor 06-0094/Kpts/DPP-GERINDRA/2017, yang di dalamnya terdapat Penetapan Pejabat Pengelola Informasi dan Data PPID Dewan Pimpinan Pusat Partai Gerakan Indonesia Raya DPP Partai GERINDRA. Pemberian layanan informasi publik oleh PPID Partai Gerindra berkomitmen untuk melayani permintaan informasi seperti; Permohonan Informasi, Pengajuan Keberatan Informasi dan Pengajuan Permohonan Penyelesaian Sengketa. Partai Gerindra telah menyusun tata cara pelayanan yang tersusun dalam SOP PPID, termasuk di dalamnya juklak dan juknis PPID DPP Partai ini merupakan komitmen Partai Gerindra untuk membangun akuntabilitas, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada Publik. Partai Gerindra akan terus berupaya mempermudah memenuhi informasi publik sesuai dengan amanah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Partai Gerindra akan memberikan data-data valid yang dibutuhkan oleh pemohon. Partai Gerindra juga akan terus memberikan pelayanan pemberian informasi yang profesional, cepat dan tanpa dipungut layanan informasi publik oleh PPID Partai Gerindra berkomitmen untuk melayani permintaan informasi seperti; Permohonan Informasi, Pengajuan Keberatan Informasi dan Pengajuan Permohonan Penyelesaian Sengketa. Partai Gerindra telah menyusun tata cara pelayanan yang tersusun dalam SOP PPID, termasuk di dalamnya juklak dan juknis PPID DPP Partai ini merupakan komitmen Partai Gerindra untuk membangun akuntabilitas, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada Publik. Partai Gerindra akan terus berupaya mempermudah memenuhi informasi publik sesuai dengan amanah UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik. Partai Gerindra akan memberikan data-data valid yang dibutuhkan oleh pemohon. Partai Gerindra juga akan terus memberikan pelayanan pemberian informasi yang profesional, cepat dan tanpa dipungut biaya. PPIDTentang PPID 1STRUKTUR ORGANISASI PPID 2SK PPID 3Tugas dan Fungsi PPID TUGAS & FUNGSI Merujuk pada UU nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik dan Surat Keputusan DPP Partai Gerindra tentang Pejabat Pengelola Informasi dan Data DPP Partai Gerindra PPID DPP Partai Gerindra. Partai Gerindra berkomitmen untuk membangun akuntabilitas, transparansi, dan keterbukaan informasi kepada Publik. Maka kami PPID DPP Partai Gerindra memberikan beberapa informasi terkait dengan fungsi dan tugasnya Fungsi Fungsi PPID DPP Partai Gerindra adalah mengelola informasi dan data administrasi tentang organisasi, keanggotaan, kepengurusan, keuangan dan surat menyurat partai Gerindra di tingkat Pusat, Daerah dan Cabang, dengan meliputi tugas sebagai berikut Tugas Pencatatan informasi dan data yang berkaitan dengan Partai Gerindra di tingkat Pusat, Daerah dan Cabang. Menyampaikan informasi dan data kepada pihak-pihak yang memerlukan informasi terkait sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, meliputi; Penyampaian informasi yang wajib disediakan dan diumumkan secara berkala. Penyampaian informasi yang wajib tersedia setiap saat. Penyampaian informasi terbuka lainnya yang diminta pemohon informasi publik. Melakukan pemutakhiran informasi dan dokumentasi agar dapat diakses oleh masyarakat. 4Visi Misi VISI & MISI Visi Menjadi pengelola dan pelayanan informasi Partai Gerindra yang andal dan professional, berlandaskan semangat Transparansi dan akuntabilitas untuk terwujudnya Partai Gerindra sebagai partai terbesar di Indonesia. Misi Membangun dan mengembangkan sistem penyediaan dan layanan informasi yang transparan dan akuntabel. Meningkatkan pengelolaan dan pelayanan informasi yang berkualitas dan akurat. Memanfaatkan teknologi informasi yang terintegrasi dan mudah diakses masyarakat. Mengembangkan profesionalisme pengelolaan dokumentasi dan informasi untuk kemajuan Partai Gerindra. 5Peraturan PPID 6Surat Pernyataan 7Anggaran PPID 8Notulensi Rapat
loading...Partai Gerindra merupakan sebuah partai politik di Indonesia yang didirikan sejak tahun 2008 silam. Foto DOK ist JAKARTA - Partai Gerindra merupakan sebuah partai politik di Indonesia yang didirikan sejak tahun 2008 silam. Dalam sejarahnya, Partai Gerindra saat ini menempati partai terbesar kedua setelah PDI Gerindra tentu tak lepas dari sosok yang terkenal yaknI Letnan Jenderal TNI Purn Prabowo Subianto Djojohadikusumo atau yang akrab disapa Prabowo . Dikutip dari laman resmi Gerindra, bahwa Partai ini berawal dari Keprihatinan, Gerindra lahir untuk mengangkat rakyat dari jerat kemelaratan, akibat permainan orang-orang yang tidak peduli pada juga Cerita Prabowo ketika Partai Gerindra DiremehkanBerangkat dari keprihatinan yang ada, para politikus Fadli Zon, Prabowo Subianto dan adiknya Hashim Djojohadikusumo mengadakan konvensi untuk membahas anggaran dasar dan anggaran rumah tangga AD/ART partai yang akan segera ketiga tokoh tersebut ada beberapa tokoh yang hadir di dalamnya seperti Ahmad Muzani, Halida Hatta, Tanya Alwi, MArian Mirza, Amran Nasution, Muchdi Pr, Haris Bobihoe, Sufmi Dasco Ahmad, Widjono Hardjanto dan Partai ini terbilang mendesak, karena akan diikutkan pada ajang kampanye pemilu 2009. Dengan begitu pada tanggal 6 Februari 2008 Partai Gerindra resmi dibentuk. Pada saat proses deklarasi berlangsung, Gerindra membawa Visi dan Misi yang memuat manifesto partai di antaranya sebagai berikut VisiMenjadi partai politik yang mampu menciptakan kesejahteraan rakyat, keadilan sosial dan tatanan politik negara yang melandaskan diri pada nilai-nilai nasionalisme dan religiusitas dalam wadah NKRI berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 yang senantiasa berdaulat di bidang politik, berkepribadian di bidang budaya, dan berdiri di atas kaki sendiri dalam bidang ekonomi.
visi misi partai gerindra